Minggu, 17 Feb 2019 20:06 WIB

Penjualan Honda Turun di Tahun 2018, Ini Alasannya

Luthfi Anshori - detikOto
Diler Honda. Foto: Honda Diler Honda. Foto: Honda
Jakarta - Honda Prospect Motor selaku Agen Pemegang Merek mobil Honda di Indonesia mengalami pencapaian bisnis kurang memuaskan di tahun 2018.

Merek mobil dengan logo 'H' ini mengalami penurunan penjualan di tahun 2018. Seperti yang diungkap data Gaikindo, HPM meraih catatan wholesales sebanyak 162.170 unit di 2018. Padahal di tahun 2017, Honda bisa mendistribusikan 186.859 unit ke diler.



Lantas apa yang menyebabkan turunnya angka penjualan Honda di tahun 2018? Dijelaskan Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, menurunnya penjualan Honda disebabkan minimnya model baru.

"Karena memang model-model utama kami itu sudah kita luncurkan 3-4 tahun lalu. Yang maju kan cuma satu dua model saja. Akhirnya banyak turun juga. Kenapa? Karena marketnya membesar, passenger car juga membesar," ucap Jonfis kepada wartawan di Area Training Center HPM, Sunter, Jakarta, Minggu (17/2/2019).



Meski penjualannya turun, Jonfis mengaku cukup senang karena beberapa model Honda mencatatkan penjualan yang bagus.

"CRV penjualannya masih bagus, kemudian Jazz juga jadi market leader, Brio juga naik. Mobilio masih oke dan BRV juga oke," pungkas Jonfis. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com