ADVERTISEMENT
Jumat, 15 Feb 2019 18:32 WIB

Kata Operator Bus Soal Wacana Motor Masuk Tol

Luthfi Anshori - detikOto
Motor Nyasar Masuk Tol Purbaleunyi. Foto: Line Dio Motor Nyasar Masuk Tol Purbaleunyi. Foto: Line Dio
Cirebon - Wacana motor masuk tol diapungkan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo beberapa waktu lalu. Gagasan ini lantas mendapat sambutan dari PT Citra Marga Nusaphala Persada yang ingin bikin tol dengan jalur khusus sepeda motor di Bandung dan Medan.

Meski sebenarnya jalur tol khusus untuk motor sudah ada di Bali dan Surabaya, masih banyak pihak yang tidak setuju dengan ide membolehkan kendaraan roda dua untuk mengakses jalan bebas hambatan itu.



Salah satu pihak yang menolak adalah pengusaha otobus. Seperti diungkapkan Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan, ide membolehkan motor masuk tol adalah wacana yang aneh.

"Jadi kalau ngomong (wacana) motor masuk tol itu menurut saya aneh," kata Lesani kepada detikOto, dalam perjalanan uji coba Bus Trans Jawa Putera Mulya ke Semarang, Kamis (14/2/2019).

Menurut Lesani, pengguna kendaraan roda dua di Indonesia saat ini masih banyak yang belum memenuhi kompetensi. Sehingga terlalu cepat jika membolehkan motor masuk tol.



"Pertama mungkin dari requirement SIM dulu yang perlu dibenahi. Kedua dari kesadaran masyarakat akan tertib lalu lintas yang masih kurang. Jadi semestinya meningkatkan kesadaran akan lalu lintas dulu," lanjut Lesani.

"Dan pengguna mobil saja sebenarnya masih ada yang berantakan. Dia pelan di kanan. Ada yang nyalip dari kiri," katanya lagi.

Di samping itu, kata Lesani, infrastruktur tol di Indonesia tidak didesain untuk dilalui kendaraan roda dua. "Tol di Indonesia apa menyiapkan seperti itu. Contoh kayak lajur tol di kota cuma punya tiga lajur. Dan itu pun sudah mepet," pungkasnya. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com