Jumat, 08 Feb 2019 11:10 WIB

Mercedes-Benz Ingin Masuk Gaikindo Lagi

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: M Luthfi Andika Foto: M Luthfi Andika
Jakarta - Mercedes-Benz Distributor Indonesia keluar dari organisasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sejak Februari 2018 lalu. Alasannya, Mercedes-Benz Indonesia sudah tidak lagi memberikan data penjualan sejak Mei 2017. Dan akhirnya Gaikindo memberikan sanksi berupa surat pemberhentian keanggotaan.

Meski sudah satu tahun lepas dari Gaikindo, Mercedes-Benz Indonesia tetap menjalin komunikasi dengan Gaikindo. Bahkan, dikabarkan Mercedes-Benz siap membuka peluang kembali ke Gaikindo.

"Kami terus melakukan pembicaraan dengan Gaikindo. Jadi nggak putus hubungan (komunikasi). Kemarin kan ada masalah di pengumpulan data, tapi sudah dibicarakan antara kami, Gaikindo dengan KPPU. Pada garis besarnya kami ingin kembali lagi (ke Gaikindo)," kata Deputy Director Sales Operations & Product Management Mercedes-Benz Distributor Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, kepada wartawan, di Senayan, Jakarta, Kamis (7/2/2019).



Bicara pengumpulan data yang menjadi pangkal masalah keluarnya Mercedes-Benz dari Gaikindo, menurut Kariyanto ada sedikit perbedaan pendapat.

"Soal pengumpulan data kemarin, (intinya) kami tidak keberatan, hanya saja masalah publikasi data yang masih agak beda pendapat," katanya lagi.

Ada alasan tertentu mengapa pabrikan asal Jerman tersebut ingin kembali ke induk organisasi industri otomotif roda empat di Tanah Air tersebut. Karena ada banyak manfaat yang bisa didapat Mercedes-Benz jika gabung Gaikindo.



"Karena memang banyak manfaatnya. Istilahnya kita di komunitas kan, bisa saling update kebijakan, terus kami bisa menyuarakan kebijakan ke pemerintah, karena ada wadah yang terstruktur. Misalnya pengambilan kebijakan untuk (industri) otomotif, pasti pemerintah akan mengajak Gaikindo untuk berdiskusi. Itu lebih efektif dibandingkan satu per satu," terang Kariyanto.

Ditambahkan Kariyanto, ada beberapa isu terkini yang bisa diusulkan Gaikindo kepada pemerintah. "Usulan banyak, tergantung topiknya. Sekarang kan sedang dalam proses penggodokan CO2 tax session, adjustment luxury tax, kemudian harmonisasi. Jadi banyak topik, jadi memang banyak stakeholder terikat dengan pemerintah untuk disampaikan, ya kan kami hidup di sini dipayungi aturan pemerintah. Jadi banyak sekali yang bersinggungan," lanjut Kariyanto.

Mercedes-Benz Indonesia pun dikatakan akan kembali ke Gaikindo secepat mungkin. "Maunya sih tahun ini. Intinya perbedaan pendapat sudah bisa segera lah," pungkasnya.




Simak juga video 'Mercedes-Benz Laris Manis di 2018':

[Gambas:Video 20detik]

(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed