Selasa, 05 Feb 2019 09:41 WIB

Bermodal Ngejiplak, China Bisa Produksi Mobil Massal

Dina Rayanti - detikOto
Mobil China. Foto: Hany Koesumawardani Mobil China. Foto: Hany Koesumawardani
Jakarta - China kini menjadi salah satu raksasa otomotif di dunia. China bersanding dengan Jepang, Jerman, Prancis, hingga Amerika. Cukup unik cara China membangun industri otomotifnya hingga bisa memproduksi 29 juta mobil dalam kurun waktu satu tahun.

Mengutip Forbes, Selasa (5/2/2019), China awalnya tak bisa membuat mobil sendiri. Maksudnya, China tak mampu mendesain sendiri mobilnya.


Kemudian menjiplak menjadi salah satu cara yang ditempuh China. Mobil-mobil terlaris di Negeri Tirai Bambu itu dicontek desainnya oleh produsen mobil China.

Tak hanya desain yang dijiplak, beberapa komponen mobil terlaris pun dicomot untuk kemudian dipelajari. Hasilnya, China kini bisa memproduksi mobil mereknya sendiri.

Otolovers bisa menemukan mobil yang memiliki desain identik dengan Toyota, Mercedes-Benz, Audi , Lamborghini, Ferrari juga sederet merek lain. Namun saat didekati ternyata mobil-mobil itu KW alias palsu.

Desainnya benar-benar mirip, bahkan kalau meleng sedikit bisa jadi kita tidak menyadari kalau itu hanyalah mobil KW. Tak lupa teknologi serupa dengan mobil Jepang, Jerman pun disematkan oleh para produsen mobil China.

Tak lupa, desain serupa dengan teknologi canggih itu dibungkus dengan harga relatif murah. Siapa yang tidak tergiur ya Otolovers.

Produsen otomotif di China pun berjamur, jumlahnya ratusan. Hal itu seolah menjadi wajar karena penduduk China jumlahnya miliaran orang. Tentunya permintaan mobil pun membludak.


China 15 tahun lalu hanya memproduksi tiga juta unit mobil. Namun terakhir dalam catatan OICA (International Organization of Motor Vehicle Manufacturers), 29 juta mobil lahir di sana. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed