Kamis, 24 Jan 2019 10:53 WIB

Keseriusan Wuling di Indonesia, Tiap Tahun Akan Tambah Investasi

Ruly Kurniawan - detikOto
Pabrik Wuling di Cikarang. Foto: M. Ridho Pabrik Wuling di Cikarang. Foto: M. Ridho
Bogor - Wuling Motors tampaknya tidak ingin sekedar main-main di Indonesia. Dalam kurang dari dua tahun saja, pabrikan asal China tersebut sudah memiliki 91 jaringan diler dengan 3 model kendaraan yang dijual. Bahkan tahun ini, Wuling tambah investasi Rp 9 triliun.

Suntikan dana dari prinsipal itu dialokasikan Wuling Motors Indonesia untuk perlebar usahanya dan juga riset untuk mengembangkan produknya.

"Penambahan investasi tahun ini adalah untuk penambahan diler, perluasan supplier, dan juga pengembangan produk. Pengembangan Wuling di Indonesia itu masih sangat panjang dan headquarter (prinsipal) kami juga melihat ada potensi besar di pasar Indonesia. Sehingga mereka ingin serius," ucap Vice President of Vehicle, Sales, Service and Marketing (VSSM) Wuling Motors, Cindy Cai di perkenalan Wuling Almaz, Sentul, Bogor, Jawa Barat.



"Oleh karena itu, headquarter (prinsipal) akan terus berikan suntikan dana agar produk kami terus lebih banyak dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Jadi memang akan selalu baru (investasi) tiap tahunnya," lanjutnya.

Dikatakan pula, Wuling Motors memiliki Research and Development (RnD) khusus untuk pasar Indonesia. Tapi tidak dapat dikatakan pasti, apakah fasilitas tersebut akan berada di Indonesia atau tidak.

"Indonesia itu menjadi market yang sangat penting bagi Wuling. Memang, di headquarter itu ada khusus engineer yang meriset dan develop produk-produk kami di Indonesia. Jadi memang aspek penting seperti itu sudah dipikirkan oleh mereka. Kita punya komitmen panjang di sini," kata Cindy.



Sebelumnya kabar Wuling Motors mendapat suntikan dana sebesar Rp 9 triliun disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandari. Disebut, Wuling akan membangun RnD untuk pasar Indonesia sendiri.

Dengan begitu, Wuling akan menjadi produsen otomotif kedua di dalam negeri yang membangun RnD khusus setelah Isuzu dan Daihatsu.

"Mereka harus menyesuaikan dengan pasar sehingga perlu juga investasi di R&D," kata Haris.

"Investasi di industri otomotif itu beda, sehingga tidak gampang orang masuk di situ. Jadi, dia harus maintain itu, misalnya kebutuhan aftersales, ketersediaan suku cadang, itu semua yang dapat menjaga trust," lanjutnya.


Tonton video saat 2 SUV Wuling Kepergok Lagi Macet-macetan di Tol Cikampek:

[Gambas:Video 20detik]


Keseriusan Wuling di Indonesia, Tiap Tahun Akan Tambah Investasi
(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed