Apa bedanya pelat nomor konvensional dengan pelat nomor digital? Jika pelat nomor konvensional menggunakan material logam atau besi, maka pelat nomor digital terdiri dari display yang dilapisi kaca dan dipasang pada sebuah frame. Pelat ini mengandalkan chip komputer dan sistem komunikasi nirkabel secara independen.
Dengan adanya pelat nomor digital yang memungkinkan pemilik mendaftarkan mobil mereka secara elektronik dan menghindari penggunaan pelat logam. Selain lebih modern, pelat nomor digital juga diklaim membuat mobil lebih aman dari tindak pencurian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelat nomor digital bisa menampilkan sinyal peringatan saat mobil ingin dicuri. Keunggulan lain, pelat nomor digital menawarkan kemudahaan saat pemilik mobil ingin memperpanjang masa aktifnya.
Foto: Motor1 |
Namun demikian, bukan berarti pelat nomor digital tidak memiliki kekurangan. Dari segi biaya, pelat nomor digital masih mahal. Saat ini, harganya sekitar USD 499 atau setara Rp 7 jutaan untuk versi standar. Sedangkan untuk versi yang dilengkapi GPS, harganya sekitar USD 799 atau Rp 11,3 juta.
Tidak hanya biaya komponennya yang mahal, perusahaan pembuat pelat nomor digital juga masih mengenakan biaya berlangganan bulanan sebesar USD 7 atau Rp 99 ribu. Dan sebagai catatan, pelat nomor ini tidak disediakan oleh pihak pemerintah setempat. Melainkan hanya dibikin oleh perusahaan bernama Reviver Auto.
Baca juga: Canggih, Ada Pelat Nomor Digital |
Di California perlu waktu hingga lima tahun sampai plat nomor digital benar-benar dijual di pasaran. Sementara di Michigan sedikit lebih cepat karena pelat sudah mulai diproduksi sekarang. Pelat nomor digital ini sudah dijual resmi secara preorder di situs Reviver. Keren juga, di Indonesia boleh tidak ya? (lua/ddn)












































Foto: Motor1
Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?