Sabtu, 19 Jan 2019 10:37 WIB

6.432 Mobil Proton Juga Kena Prahara Airbag Takata

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Dina Rayanti Foto: Dina Rayanti
Kuala Lumpur - Sejak Juli tahun 2014 masalah kantung udara (Airbag) menjadi momok yang belum terselesaikan di berbagai produsen mobil. Awal tahun 2019, Proton mengumumkan penarikan untuk Proton Perdana untuk menggantikan inflator airbag penumpang yang berpotensi rusak.

Kampanye recall merek asal Malaysia ini melibatkan 6.432 mobil yang diproduksi dari tahun 2012 hingga Agustus 2018, dan pelanggan yang terkena dampak akan diberitahu oleh pihak Proton.




Penarikan tersebut merupakan tindakan pencegahan karena Proton Perdana juga menggunakan basis dari mobil Honda Accord, dan merk mobil Honda tersebut masuk dalam perbaikan layanan Takata secara global.

"Keamanan pemilik kami adalah yang paling penting bagi Proton. Semua pemilik Proton Perdana akan diberitahu tentang masalah ini dan disarankan untuk menghubungi pusat layanan kami yang ditunjuk untuk memesan penggantian Airbag penumpang di mobil mereka," kata Wakil CEO Proton, Datuk Radzaif Mohamed.

Tidak ada model Proton lain yang terpengaruh oleh penarikan ini karena vendor yang berbeda memasok airbag yang digunakan di dalamnya.

"Mobil yang dibangun setelah 31 Agustus 2018 tidak terpengaruh oleh perbaikan layanan sementara penggantian inflator akan memakan waktu sekitar satu jam dan akan dilakukan secara gratis," tambahnya.





Hingga saat ini, 14 pabrikan harus menarik sekitar 24 juta kendaraan yang melibatkan sekitar 28 juta inflator airbag Takata. Inflator airbag Takata itu bisa meledak berlebihan dan mengeluarkan pecahan logam ke kabin mobil yang berpotensi melukai penumpang dan pengendara mobil. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com