Bahkan President & CEO PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Roelof Lamberts, di Yogyakarta, sudah membocorkan model apa yang akan dilokalkan jika benar-benar terwujud.
Baca juga: Orang Indonesia Makin Suka Mercy |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, pria asal Belanda ini akui untuk bisa menambah model yang dirakit di Indonesia, membutuhkan persiapan yang panjang.
"Tidak, kami tak bisa menambahkannya dengan begitu cepat. Jika kita ingin menambah produk ke lokal line up itu butuh waktu, perlu rencana setidaknya satu tahun," katanya.
Kami sudah melihat market ini secara jangka panjang, dan kami juga melihat ada kemungkinan menambahkan lokal di wanaherang. Tapi ada peraturan penting yang menarik buat kami (menunggu beberapa aturan pemerintah terbaru-Red), terkait luxury tax dan lain-lainnya," ujar Roelof. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua