Kamis, 10 Jan 2019 13:48 WIB

Mobil Listrik Terbakar saat Kecelakaan, Tesla Digugat

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Interior Tesla Model S. Foto: Dina Rayanti Interior Tesla Model S. Foto: Dina Rayanti
Florida - Produsen mobil listrik Tesla, digugat konsumennya. Sebabnya, mobil listrik Tesla Model S terbakar setelah kecelakaan dan menewaskan seorang remaja.

Diberitakan Ars Technica, keluarga seorang pria di Florida yang meninggal dalam kecelakaan itu menggugat Tesla. Mereka menuduh bahwa baterai mobil listrik Tesla bermasalah dan perusahaan lalai karena tidak memberikan perangkat batas kecepatan maksimal pada mobil.

Menurut gugatan itu, putra Monserratt yang berusia 18 tahun menjadi penumpang di kursi depan Tesla Model S 2014. Mobil itu dikendarai oleh oran lain bernama Barrett Riley.



Riley disebut mengemudi Tesla Model S dengan kecepatan tinggi, sampai 186 km/jam. Nahas, mobilnya menabrak dinding, lalu menabrak tiang di seberang jalan. Mobil pun terbakar. Dan putra Monserrat, Edgar Monserratt Martinez, tewas akibat kecelakaan itu.

Sekitar dua bulan sebelum kecelakaan, Riley ditilang akibat kebut-kebutan dengan mobil yang sama. Orang tuanya meminta Tesla memasang pembatas kecepatan pada mobil. Namun, pembatas kecepatan itu dihilangkan tanpa sepengetahuan orang tua Riley.



Dalam gugatannya, Monserratt berpendapat bahwa Tesla lalai menghilangkan pembatas kecepatan. Selain itu, pengacara keluarga mengklaim bahwa mobil itu sendiri cacat dan berbahaya karena baterainya tidak dilindungi.

"Baterai Tesla Model S rentan terhadap kebakaran yang sangat hebat yang tidak mampu dipadamkan tepat waktu. Setidaknya ada selusin kasus di seluruh dunia yang dilaporkan baterai Tesla Model S terbakar saat kecelakaan," kata pengacara keluarga, Philip Corboy Jr. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed