Jumat, 21 Des 2018 14:38 WIB

Mobil Hantu 'Suzzanna'

Suka Duka Punya Mobil Klasik, Sulitnya Cari Mur sampai Pajak Rp 200 Ribu

Ruly Kurniawan - detikOto
Mobil Hantu Suzzanna Morris Foto: Rifkianto Nugroho Mobil Hantu Suzzanna Morris Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Salah satu hal sulit ketika memiliki mobil klasik adalah mencari suku cadangnya. Itulah yang dirasa oleh Ali Muhammad Assegaf, pemilik Morris Cabriolet tahun 1956.

Kepada detikOto, ia bercerita awalnya mobil yang kini ia namakan 'Nemo' tersebut tidak ada yang mengurusnya. Mobil hanyalah sebuah barang rongsok yang terparkir sangat lama di gudang. Bahkan berbagai bengkel ogah untuk membongkarnya.



"Karena lama di gudang dan jadi barang rongsok, itu kotoran tikus dimana-mana. Kabel nya juga berantakan. Jadi sulit cari bengkel yang ingin membongkarnya. Nasib banget," cerita Alle, panggilan akrabnya, di Jakarta.

Belum lagi, lanjutnya, suku cadang orisinil Morris sangat sulit di cari. Sekalinya dapat, harganya tidak tanggung-tanggung. "Mur saja nih, mas, sampai ratusan ribu. Itu untuk satu ban saja. Ampun deh," ujar Alle.



"Ini ban dan persneling juga tidak ada yang jual sepertinya. Saya cari-cari tidak ketemu. Paling lewat situs jual-beli luar negeri," lanjutnya.

Untuk restorasi 'Nemo' hingga bisa digunakan sehari-hari, Alle harus rela mengeluarkan Rp 80 jutaan. Itu pun belum banyak yang digantinya seperti mesin, ban, logo, knock atau tombol fitur, dan lain sebagainya.

Mobil Hantu SuzzannaMobil Hantu Suzzanna Foto: Rifkianto Nugroho


Namun menariknya, Alle mengaku tidak kesulitan ketika harus membayar pajak si-'Nemo'. Sebab, pajak kendaraan yang dikenakan hanyalan Rp 200 ribu.

"Ini pajaknya Rp 200 ribu saja. Tapi yah begitu, tidak bisa dipakai jarak jauh. Panas banget dan kecepatan maksimumnya hanya 100 km/jam. Lebih dari itu takut bermasalah kaki-kakinya karena masih orisinil (masih gunakan per daun)," kata Alle.

"Saya suka dengan mobil klasik, jadi saya jalani dengan enjoy saja. Asik," tutupnya. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya