Jumat, 14 Des 2018 09:20 WIB

Xpander Tanpa Diskon Akhir Tahun

Luthfi Anshori - detikOto
Xpander. Foto: Dok. Mitsubishi
Jakarta - Sejak diluncurkan di GIIAS 2017 lalu, Mitsubishi Xpander kerap mengalami kenaikan harga. Di Januari 2018 misalnya, harga Xpander naik Rp 3 juta untuk seluruh varian. Pada Agustus 2018, Xpander kembali mengalami kenaikan harga sebesar Rp 2 juta efek dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar. Dan Oktober 2018, naik lagi Rp 3 juta.

Biasanya, akhir tahun menjadi ajang bagi APM memberikan diskon besar-besaran untuk mobil-mobilnya. Tapi, bicara diskon alias potongan harga, hampir tidak terdengar Mitsubishi menerapkan kebijakan tersebut terhadap Xpander. Lantas bagaimana tanggapan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengenai hal ini?



"Utang (inden) saja masih banyak. Nanti kalau dikasih diskon (konsumen yang masih nunggu inden) pasti marah. Kami juga masih punya utang 12 ribu unit, kalau yang baru beli saat ini dikasih diskon, ya protes nanti pembeli sebelumnya," ujar Head of Sales & Marketing Group PT MMKSI Imam Choeru Cahya, di Tangerang.

Lalu sampai kapan PT MMKSI bertahan dengan kebijakan itu?



"Dicatat ya, Mitsubishi itu strateginya bukan pricing strategy. Sebab kalau bicara itu tidak akan ada habisnya. Strategi kami adalah bagaimana meningkatkan kepuasan kepada konsumen," pungkas Imam.

PT MMKSI memang kerap menaikkan harga Xpander, tapi hal itu juga diiringi dengan penambahan fitur. Contohnya seperti fitur cruise control di varian Xpander Ultimate dan AC Double Blower dan dop pelek di varian GLX MT. Fitur ini mulai ada di kedua model itu sejak Oktober 2018 lalu.



Simak juga video 'Primadona Baru di Kelas Low MPV':

[Gambas:Video 20detik]

(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com