Jumat, 07 Des 2018 20:26 WIB

Penjualan Avanza Naik Lagi, Orang RI Mulai Bosan dengan Xpander?

Dina Rayanti - detikOto
Toyota Avanza. Foto: Dina Rayanti Toyota Avanza. Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Bulan Oktober, penjualan Avanza sempat mengalami kenaikan hingga bahkan tembus 9.358 unit. Angka kenaikan penjualan Avanza itu tak diikuti oleh sang rival, Xpander.

Penjualan Xpander malah menurun menjadi 5.408 unit menurut data distribusi wholesales (dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Apakah fenomena Xpander yang mengalahkan Avanza hanya sesaat?


"Kita dari awal kan udah pernah bilang nggak pernah membandingkan (dengan merek lain), kita kan nggak pernah bicaranya bunuh-membunuh, kita melihatnya selalu bilangnya begini selama market industri otomotif Indonesia growth, oke," terang Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat ditemui di Sarinah, Jakarta.

"Nah jadi kita melihatnya apakah itu Xpander, masuknya produsen China itu menyebabkan market itu tumbuh 7 persen. Jadi kalau kita bisa pertahankan 6.000-7.000 kemudian menjadi 9.000 yang kita bisa bilang berarti customer kita percaya dengan produk ini dan masih ada kebutuhan dengan produk ini dengan segala macam kelebihannya lah," sambungnya.


Toyota sendiri santer dikabarkan sedang menyiapkan Avanza terbaru yang bakalan rilis awal Januari 2019. Namun Soerjo belum mau membuka mulut terkait MPV sejuta umat berwajah baru tersebut.

"Kalau menyiapkan produk baru pasti kita siapkan. Kan saya pernah bilang Rush yang baru keluar aja kita sudah punya planning-nya ke depan seperti apa. Tapi kan menyiapkan ini nggak serta merta langsung diluncurkan," terangnya. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed