Selasa, 04 Des 2018 14:46 WIB

Mobil Daihatsu Tahan Banting, Masih Aman Tenggak Premium

Dina Rayanti - detikOto
Ilustrasi mengisi bensin tak sesuai anjuran pabrikan. Foto: Ridwan Arifin Ilustrasi mengisi bensin tak sesuai anjuran pabrikan. Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Baru-baru ini, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi menyebut mobil-mobil yang mengisi BBM tidak sesuai dengan anjuran pabrikan garansinya bakal hangus.

Dengan begitu, jika mobil rusak kemudian hendak mengklaim garansi namun ditemukan kerusakan akibat menggunakan BBM tak sesuai anjuran pabrikan maka tidak akan dilayani.


Menanggapi hal tersebut, pabrikan asal Jepang Daihatsu sepertinya tak ambil pusing. Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menyebut belum ada mobil Daihatsu yang mengalami kerusakan mesin akibat bergonta-ganti BBM.

"Di Daihatsu hingga saat ini tidak ada klaim kerusakan yang berkaitan dengan penggunaan BBM karena mesin Daihatsu didesain sesuai kondisi Indonesia," ujar Amelia saat dihubungi detikOto, Selasa (4/12/2018).

Amelia sebelum memproduksi mesin pihaknya sudah mengetahui di Indonesia setiap SPBU kondisinya berbeda. Tak semua menjual BBM dengan kadar oktan beragam.

Misalnya di daerah-daerah tertentu hanya ada Premium atau Pertalite saja, Pertamax ke atas belum ada.

"Kami menyadari bahwa karena belum seluruh indonesia SPBU-nya menjual Pertamax," jelas Amelia.


"Mesin Daihatsu dapat berfungsi dengan baik denganmenggunakan BBM yang ada di Indonesia," pungkas Amelia.

Soal kebiasaan menggonta-ganti BBM ini memang tidak menimbulkan dampak yang parah. Paling sering terjadi adalah efek knocking alias mengelitik.

Mengisi BBM sesuai anjuran pabrikan memang sangat disarankan agar para pengendara bisa merasakan performa mesin yang sesuai. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed