Senin, 03 Des 2018 17:15 WIB

Bikin Mobnas Mahal, Malaysia Urungkan Niat Garap Penerus Proton

Dina Rayanti - detikOto
Logo Proton. Foto: Dina Rayanti Logo Proton. Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Membuat mobil nasional tidak semudah membalikkan telapak tangan. Belum lagi membutuhkan investasi yang sangat besar. Itulah yang membuat Malaysia mengurungkan niatnya untuk memproduksi mobil nasional ketiganya.

Menteri keuangan Malaysia Lim Guan Eng menegaskan pemerintah Malaysia tidak akan mengucurkan dana sepeserpun untuk proyek mobil nasional ketiga Malaysia ini.


Sebelumnya pada Agustus 2018, Perdana Menteri Mahathir Mohamad menyebut ia menginginkan mobil nasional ketiga usai kecewa karena Proton dijual ke Geely.

"Hingga saat ini pemerintah belum mengalokasikan (untuk berinvestasi mobil nasional ketiga) dalam anggaran 2019 keculai untuk penelitian dan pengembangan," ujar Lim dikutip Paultan, Senin (3/12/2018).

"Lagipula tidak ada yang salah jika fasilitas riset dan pengembangan itu bisa digunakan oleh Proton atau DBR-Hicom, tidak harus mobil nasional ketiga," jelas Lim lagi.

Lim mengatakan investasi untuk membangun nasional baru butuh biaya yang sangat besar.

"Membuat mobil nasional ketiga itu investasinya tidak 10-20 juta Ringgit Malaysia tapi sampai miliaran dolar," ungkap Lim.

Menurutnya soal kabar mobnas ketiga Malaysia dihembuskan salah satunya oleh partai oposisi. Sebagai informasi, proyek mobil ketiga Malaysia ini juga sempat mendapat tentangan dari warganya sendiri.

Sebelumnya diberitakan Mahathir meminta bantuan produsen Jepang sangat penting untuk membuat mobil di zaman modern.


"Beberapa anggota delegasi saya akan mengunjungi Daihatsu, tetapi sebelumnya perusahaan kami sudah menyurati kepada Nissan dan Toyota untuk menjalin kerja sama dengan mereka," ujarnya tanpa menyebut nama perusahaan lokal Malaysia yang sudah berkorespondensi dengan Jepang itu.

Pernyataan Mahathir dipertegas dengan komentar dari Menteri Pengembangan Pengusaha Malaysia yang mengungkap negeri jiran itu akan meluncurkan proyek mobil nasional ketiganya tahun 2020.


Bikin Mobnas Mahal, Malaysia Urungkan Niat Garap Penerus Proton
(dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed