Rabu, 28 Nov 2018 18:32 WIB

Menhub: Mobil Listrik Harus Inovatif

Ridwan Arifin - detikOto
Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Lamhot Aritonang) Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Pemerintah Indonesia tengah mendorong transisi menuju kendaraan listrik untuk menekan gas emisi buang. Hal tersebut juga tercantum dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) di mana percepatan pemanfaatan listrik juga digunakan untuk moda transportasi kendaraan.

"Kendaraan listrik adalah suatu keniscayaan, kami akan melakukan pembelajaran tentang aturan-aturan yang berlaku secara internasional," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta.



Budi Karya melanjutkan, untuk mendukung program ini berjalan dengan baik perlunya regulasi yang mendorong agar para pelaku industri bisa melakukan inovasi supaya produknya mampu memuaskan pasar. Ia menyebut pertengahan tahun depan dimulai untuk membuat aturan kendaraan listrik.

"Kita akan melihat apa yang akan diajukan oleh operator, dan segera kita akan berikan rekomendasi tentang listrik, satu per satu kendaraan sudah ada yang mengajukan," kata Budi Karya.



"Regulasi mungkin pertengahan tahun depan kita akan buat, tapi yang penting sebenarnya justru industrinya, kita sedang berusaha sedang menggalakkan industrinya lebih inovatif, sehingga memang sesuai dengan kebutuhan pasar, oleh karena itu akan dikaitkan dengan regulasi yang akan dibuat," tutur Budi.

Perlu diketahui dalam RUEN diketahui bahwa Kementerian Perhubungan juga turut mempercepat pengembangan kendaraan. Ditargetkan penggunaan kendaraan listrik akan mencapai 2.200 unit pada tahun 2025 untuk roda empat dan 2,1 juta untuk kendaraan roda dua. (riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed