Sabtu, 03 Nov 2018 07:23 WIB

Daihatsu Mau Naikkan Harga Mobil, Bagaimana dengan Toyota?

Dina Rayanti - detikOto
Toyota. Foto: Reuters Toyota. Foto: Reuters
Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat beberapa produsen mobil menaikkan harga jual mobilnya. Daihatsu misalnya dalam waktu dekat telah mengumumkan bakal menaikan harga mobilnya terkait hal itu.

Daihatsu saat ini sedang menghitung-hitung dengan cermat berapa kenaikan harga yang pas agar mobilnya masih bisa terjangkau masyarakat Indonesia. Tidak hanya satu-dua model, Daihatsu membocorkan kenaikkan harga bakal berimbas pada setiap model yang dijual di Indonesia.


Langkah Daihatsu menaikkan harga mobil belum diikuti Toyota dalam waktu dekat.

"Belum ada pemikiran untuk menaikkan harga. Kita evaluasi terus kok setiap bulannya, kan kemarin baru naik," ungkap Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat dikonfirmasi detikOto, Jumat (2/11/2018).

Seperti diketahui pada awal Oktober Toyota mengumumkan telah menaikkan harga empat model mobilnya.

Keempat model Toyota yang mengalami kenaikan harga di Indonesia yaitu Voxy, Rush, Calya, dan Agya.

Kenaikan harga pun bervariasi mulai dari Rp 1,6 juta hingga tertinggi RP 4 juta. Kenaikan terjadi pada seluruh varian dari keempat model tersebut. Tertulis dalam situs resmi PT Toyota Astra Motor Agya tipe terendah misalnya naik dari Rp 133,55 juta menjadi Rp 135,15 juta. Begitu pula varian tertingginya yang saat ini dijual Rp 155,55 juta. Dan juga berlaku untuk ketiga model lainnya.


Sedangkan Daihatsu masih enggan membocorkan berapa nilai kenaikkan harga mobilnya.

"Untuk seluruh model, seluruh Indonesia, rangenya sudah kita analisa berapa baiknya. Ibarat obat, ramuannya harus tepat supaya perusahaan tidak terus rugi," kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed