Senin, 29 Okt 2018 07:13 WIB

'Pejabat Pemerintah Harusnya Sudah Pakai Mobil Listrik'

Ridwan Arifin - detikOto
Bamsoet saat turun dari mobil listriknya, Tesla. Foto: Rangga Rahadiansyah Bamsoet saat turun dari mobil listriknya, Tesla. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bisa dikatakan sebagai salah satu tokoh publik yang mendorong perkembangan kendaraan listrik atau low carbon electric vehicles (ev) di Tanah Air. Ia menilai sudah saatnya para pejabat juga ikut mulai menggalakkan gerakan mobil listrik

"Sudah waktunya kita migrasi ke mobil listrik, harusnya sudah dimulai dengan mobil-mobil dinas para pejabat misalnya pemerintah mengganti mobil-mobil dinasnya dari mulai presiden sampai eselon yang dapat tunjangan mobil," ungkap Bamsoet di sela-sela acara Komunitas Motor Besar Indonesia di Hotel Lippo Sahid, Cikarang.


Menurut Bamsoet ada sejumlah alasan yang membuatnya menjatuhkan pilihan kepada mobil listrik. Karena dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM), sekaligus menekan tingkat polusi udara akibat asap dari knalpot.

"Sudah saatnya Indonesia beralih ke mobil listrik, pertama mengurangi beban pemerintah terhadap subsidi BBM dan yang kedua membantu menjaga lingkungan," ungkapnya.

Bahkan, Bamsoet membeberkan bukti betapa mobil listrik jauh lebih ekonomis. Sebagai bentuk promosi penggunaan mobil listrik, Bamsoet sendiri sudah memiliki 2 unit Tesla S dan X.

"Setiap ngecharge itu dalam waktu 2 sampai 3 jam untuk 400 km, hanya maksimum Rp 15 ribu, kalau saya pakai ke kantor itu bisa sampai satu minggu, jadi sangat murah sekali," ungkap Bamsoet

Dari segi perawatan pun sangat murah. Bahkan, kata Bamsoet, mobil listrik nyaris tanpa biaya perawatan karena tidak seperti mobil konvensional berbahan bakar minyak fosil pada umumnya.

"Tidak ada getaran, tidak pusing antre isi bensin, servis kalau dulu kalau punya mobil biasa tiap 2 bulan sekali harus ke bengkel ganti oli dan segala macam, jadi lebih ekonomis," ungkap Bamsoet.


Tidak hanya sebagai kendaraan dinas, Bamsoet juga mengatakan bahwa Indonesia juga harus bertahap memulai tren kendaraan listrik yang dapat dimulai dari transportasi massal.

"Mulailah dari mengganti transportasi massal yang berbahan bakar solar dan mobil dinas pemerintah menjadi listrik, memang secara bertahap kalau tidak rakyat akan marah nanti," tutup Bamsoet




Tonton juga 'Kementerian ESDM Dorong Implementasi Kendaraan Listrik di RI':

[Gambas:Video 20detik]

(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya