Kamis, 20 Sep 2018 10:37 WIB

Bangkai Mobil Bekas Kecelakaan Bikin Apes?

Ridwan Arifin - detikOto
Bisnis Mobil Bangkai atau Mobil Rongsok. Foto: Ridwan Arifin
Jakarta - Indonesia masih kental dengan mitos yang belum tentu diketahui kebenarannya. Salah satunya yakni pada mobil bekas kecelakaan, kebanyakan pemilik tidak lagi menggunakannya agar musibah tak terulang kembali.

Pebisnis bangkai tua justru mengambil celah tersebut untuk mendulang rupiah. Mereka akan mengambil berbagai jenis kondisi mobil, mulai dari mati total hingga ringsek sekalipun.



"Mobil apa saja diambil mau bekas kecelakaan atau kondisi mobil mati, asalkan pokoknya harga cocok dan masuk," ungkap Jamal, salah satu pelaku bisnis bangkai mobil di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur.

Saat ditanya bagaimana pengalaman mistis mengambil mobil bekas kecelakaan, pada umumnya pelaku bisnis bangkai mobil belum pernah mengalami hal di luar akal sehat.

"Mungkin udah biasa sih di sini, saya udah mikir kalau jual mobil udah bau-bau bekas kecelakaan kan mitos-mitosnya paling kena apesnya," kata Jamal.



"Tapi kita sih bismillah aja, berdoa aja, kita kan dagang buat jualan, bukan yang enggak-enggak, syukurnya belum pernah kejadian, jangan sampai ada yang aneh-aneh deh," tambah Jamal kepada detikOto.

Senada dengan hal itu, Rois, pelapak lainnya juga mengatakan bahwa bila terlalu percaya mitos mobil kecelakaan malah akan membuat macet bisnisnya.

"Saya nggak pernah kepikiran ke situ, kita kan niatnya jualan, kalau mikir ke situ malah nggak jadi-jadi jualan nanti," ungkap Rois seraya tertawa.

Memang tidak hanya mitos yang melekat pada mobil bekas kecelakaan. Soalnya, kebanyakan orang juga malas memperbaiki karena akan menghabiskan waktu dan biaya yang lebih besar. Pada akhirnya mereka akan memilih untuk dijual kepada pebisnis bangkai mobil atau membiarkannya terparkir di kantor polisi. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com