Jumat, 14 Sep 2018 09:44 WIB

Honda: Meski Murah, Brio Bukan LCGC Biasa

Ruly Kurniawan - detikOto
Honda Brio Satya. Foto: Ari Saputra Honda Brio Satya. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Meskipun termasuk mobil Low Cost Green Car (LCGC), Honda Brio Satya disebut bukan mobil murah biasa. Hal tersebut tercermin dari segala suguhan yang dimilikinya seperti desain modern dan aerodinamis, kabin yang luas serta lebar, hingga menggunakan platform terbaru.

"Walaupun masuk LCGC, Honda Brio itu berada di kelas berbeda. Nah generasi terbaru ini satu tingkat ke atas lagi," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.



All New Honda Brio menggabungkan desain yang kekinian serta dinamis. Honda mengedepankan konsep 'Proud Over Class'. Tampilan depan mobil menekankan pusat gravitasi yang rendah, serta bentuk bodi yang lebar memastikan pengemudian yang stabil. Tampilan yang sporty dengan bodi kokoh dan lebar menciptakan sentuhan premium dan menawarkan rasa stabilitas yang sesuai dengan konsep eksteriornya.

Semua tipe Brio terbaru sudah dilengkapi dengan lampu LED Position Light Guides. Sedangkan lampu belakang dilengkapi reflektor melebar hingga bagian tepi mobil. Bagian lampu belakang dan lampu rem didesain terpisah untuk visibilitas yang lebih baik khususnya pada malam hari.

Spoiler di mobil juga terbilang sporty dan premium apalagi di kombinasikan dengan LED High-Mount Stop Lamp.



Tampilan dalam Brio terbaru juga turut berubah. Interior mobil mengombinasikan warna beige cerah dengan hitam yang kuat sehingga diklaim memberikan rasa nyaman bagi penumpang.

Untuk Brio grade E, terdapat dekorasi berwarna silver dengan interior hitam yang memberikan kesan premium. Sementara Honda Brio RS yang tidak bermain di segmen LCGC menekankan kesan sporty. Interior hitam dipadu dengan aksen oranye sehingga membuat penampilan lebih sporty.

Tak sampai di sana, semua grade Honda Brio kini sudah dibekali Anti-lock Braking System (ABS) dengan Electronic Brake Distribution (EBD). Bahkan untuk Brio Satya yang bermain di segmen LCGC pun sudah dibekali fitur itu.



Perubahan signifikan pada Brio adalah jarak sumbu roda yang bertambah hingga 60 mm. Hal ini menciptakan ruang duduk kursi belakang lebih luas serta bagasi yang bertambah lebar.

"Perubahan paling nyata adalah luasnya kabin Honda Brio. Di bagasinya bahkan bisa menampung stroller (kereta bayi) atau beberapa galon air," ucap Tsutomu Harano, Development Leader Honda R&D Asia Pacific Co., Ltd.

Dengan rombakan tersebut Brio mengalami kenaikan harga sampai Rp 10 jutaan dibanding generasi terdahulunya. Untuk varian terendah yakni All New Honda Brio Satya S M/T sekarang dibanderol Rp 139 juta. Sedangkan Brio Satya E manual dihargai Rp 147,5 juta (manual) dan Rp 162,5 juta (CVT).

Untuk varian di luar LCGC yakni All New Honda Brio RS dibanderol Rp 175.000.000 untuk model manual dan Rp 190.000.000 di model CVT-nya.

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed