Kamis, 13 Sep 2018 19:50 WIB

Cerita Honda Brio: Laris di Indonesia, Racikan Thailand

Ruly Kurniawan - detikOto
Honda Brio Foto: Ruly Kurniawan Honda Brio Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Sejak pertama kali diluncurkan pada 2012 lalu di Indonesia, Honda Brio mendapat respons sangat positif. Sampai sekarang bahkan kontribusi Brio di Indonesia tembus 58% melampaui Tunisia, Bhutan, Nepal, India, Thailand, Bangladesh, Filipina, Kenya, Mauritius, hingga Afrika Selatan.



Pun demikian, ternyata Indonesia belum bisa untuk mengembangkan Brio. Seluruh pengembangan mobil Honda di area Oseania (Samudra Pasifik dan sekitarnya) masih ditempatkan di Thailand.

"Research and Development (RnD) Honda di Oseania itu ada di Thailand. Di Indonesia memang ada juga Honda RnD tapi untuk saat ini digunakan untuk mensupport terhadap peningkatan part atau namanya tingka kandungan lokal," kata Tsutomu Harano, Development Leader Honda R&D Asia Pacific Co., Ltd di Jakarta, kemarin.

"Ya (RnD Indonesia-Red), belum memiliki kemampuan untuk melakukan pengembangan mobil. Saat ini belum, belum kita pikirkan. Jadi memang Honda RnD itu adanya di Thailand," tambahnya.



Tapi bukan berarti seluruh masukan Honda terkait mobil yang cocok untuk di Indonesia tak digubris. "Masukan dari Indonesia tetap kita dengarkan. Contohnya adalah perubahan Honda Brio ini, seluruh perubahannya berkat masukan dari warga Indonesia," ujar Harano.

Di kesempatan sama, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy juga mengaku bahwa pengguna Brio di Indonesia adalah keluarga muda dan yang baru memiliki mobil pertama kalinya. Jadi diupayakan bahwa mobil ini bisa melakukan berbagai kegiatan.

"Seperti membawa kereta bayi, hemat, bisa dibawa ke mana saja, keluarga baru juga bisa masuk semua, itu yang jadi concern kami dalam mengembangkan Honda Brio," paparnya. (ruk/ash)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed