Jumat, 17 Agu 2018 12:16 WIB

Pajak Jadi Biang Kerok Bikin Harga Supercar di RI Naik 3 Kali Lipat

Dina Rayanti - detikOto
Aston Martin Foto: Dina Rayanti Aston Martin Foto: Dina Rayanti
Jakarta - Importir Umum (IU) ataupun Agen Pemegang Merek (APM) yang mendatangkan mobil-mobil super ke Indonesia mengaku kesulitan untuk bisa menjual mobilnya di Indonesia. Karena harganya yang sangat tinggi, membuat tidak semua masyarakat Indonesia bisa memilikinya.



Salah satu IU yang cukup aktif mendatangkan mobil-mobil miliaran Prestige Image Motorcars mengaku sangat sulit untuk menjual mobilnya di Tanah Air. Namun itu bukan menjadi alasan untuk tidak mengenalkannya di sini.

"Susah sekali jual supercar di Indonesia ada pajak impor, PPNBM, PPH, PPN itu yang sebabkan harga mobil di Indonesia 3 kali lipat. Untuk itu kita dukung, tujuan kami untuk menstimulus pasar yang sedang lesu karena cuma beberapa orang yang passion dan pengin koleksi di Indonesia," ungkap Presiden Direktur Prestige Image Motorcars Rudy Salim di Jakarta.



Rudy sendiri baru saja mendatangkan Aston Martin Vanquish S Ultimate, salah satu mobil langka buatan Inggris ke Indonesia. Mobil itu hanya ada 175 unit di seluruh dunia dan Indonesia sendiri kecipratan satu unit jatah mobil tersebut.

Ia pun tak berharap banyak pada mobil yang terkenal dengan film James Bond itu.

"Ya syukur-syukur ada yang mau ngerebut karena kayanya berat juga," sambung Rudy.

Sebelumnya Rudy juga mendatangkan Lamborghini Huracan Avio yang hanya ada 250 unit di dunia. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com