Selasa, 31 Jul 2018 15:34 WIB

Suzuki Optimis Capai Target Penjualan Tahun ini

Akfa Nasrulhak - detikOto
Suzuki Foto: Dadan Kuswaraharja Suzuki Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) selaku agen pemegang merek Suzuki di Indonesia menilai optimis atas target penjualan hingga akhir tahun ini tercapai. Hal itu melihat pada kondisi ekonomi dan politik yang kondusif sehingga dalam hal bisnis industri otomotif di tahun ini tidak terpengaruh buruk.



Melihat kondisi di tahun 2018 yang merupakan tahun politik, seperti Pilkada yang terbukti berjalan kondusif, membuat dunia bisnis otomotif tidak terlalu terusik. Marketing Director 4W PT SIS, Donny Ismi Saputra berharap di semester berikutnya, kondisi dalam negeri masih berjalan kondusif sehingga bisa mencapai target penjualan.

"Kalau kita lihat di semester kedua, kami cukup optimis ya, kenapa? Kalau kita lihat pengalaman semester pertama saat Pilkada kan berjalan lancar, Alhamdulillah. Kemudian kondisi juga kondusif, harapan kita kedepannya juga saat kondisi Pilpres juga tidar telalu jauh berbeda. Kita harapkan semuanya berjalan dengan lancar, agar tidak terlalu berpengaruh banyak di dunia bisnis, sehingga kami bisa tumbuh lagi nih di target tahun ini di semester kedua. Target pertumbuhannya nanti kita bicarakan saat GIIAS," ujar Donny saat berbincang dengan wartawan di Jakarta.



Selain daripada itu banyak faktor lain yang membuat penjualan industri otomotif terus tumbuh. Menurut Donny, ada tiga hal yang dapat menstimulus pasar, pertama adalah regulasi pemerintah dan yang kedua adalah kondisi ekonomi. Keduanya memang pihak ATPM tidak dapat mengendalikan. Namun ada faktor lain yaitu dengan Suzuki menawarkan produk dengan meluncurkan produk-produk penyegaran yang membuat Suzuki makin optimis dapat mendongkrak penjualan melebihi tahun sebelumnya.

"Kalau kita lihat dari tahun lalu semester pertama ini kita naik 1,3 persen secara volume, jadi slidely better. Mungkin ada beberapa faktor, kalau kita lihat sebetulnya ada tiga hal yang menstimulus pasar. Pertama adalah regulasi, dalam bentuk misalnya kebijakan LCGC. Kedua adalah kondisi ekonomi kita pertumbuhannya sangat pesat. Terakhir itu adalah biasanya penawaran produk baru yang ditawarkan oleh ATPM-lah. Dari ketiga stimulus itu, 2 faktor pertama tadi, regulasi dan kondisi ekonomi itu kan memang tidak dapat diprediksi. Jadi kita yang bisa usahakan adalah faktor penawaran produk. Nah di awal tahun Januari kemarin kita udah launching Ignis, walaupun seberanya Ignis sendiri dari tahun sebelumnya kan. Nah, tahun ini kita pakainya Ignis Sport Edition," papar Donny.

Sementara itu, Sales Director 4w PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Makmur mengungkapkan target penjualan Suzuki tahun ini adalah 11 persen dari target penjualan seluruh merek. Dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut memang mengalami kenaikan 0,10 persen dan Suzuki terus optimis mengejar target tersebut yang memang selama ini terus mengalami pertumbuhan selama bertahun-tahun.



"Sampai akhir tahun secara keseluruhan target penjualan Suzuki adalah 11 persen dari market share . Kan kalau kita lihat tahun lalu itu 10 persen, dan tahun sebelumnya sekitar 9,4 persen. Nah ini yang kita harapkan dari 10 menjadi 11 persen," ujar Makmur.

"Kalo untuk semester pertama kemarin yang sudah naik menjadi 10,2 persen, lumayan lah. Jadi memang kan market juga agak berat kan kemarin, so far hanya beberapa saja yang naik, tapi ya syukur kita masih menikmati lah kenaikannya 0,2 pesen," tambahnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed