Rabu, 04 Jul 2018 13:49 WIB

Pemerintah Harap Mobil Rendah Emisi Bisa Segera Diproduksi

Akfa Nasrulhak - detikOto
Foto: Ruly Kurniawan Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Kementerian Perindustrian menggandeng Toyota dan beberapa universitas untuk pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Langkah ini diharapkan akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam menerapkan kebijakan pengembangan kendaraan listrik, sehingga target 20 persen untuk produksi kendaraan emisi karbon rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) tahun 2025 dapat tercapai.



"Pemerintah saat ini terus berupaya untuk mendorong pemanfaatan teknologi otomotif yang ramah lingkungan melalui LCEV, " kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Menurutnya, sasaran tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah untuk dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 29 persen pada 2030 dan sekaligus menjaga keamanan energi khususnya di sektor transportasi darat.



"Sebagai salah satu sektor andalan di dalam roadmap Making Indonesia 4.0, industri otomotif nasional diharapkan menjadi basis produksi kendaraan bermotor baik internal combustion engine (ICE) maupun electrified vehicle untuk pasar domestik dan ekspor," paparnya.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menyatakan pihaknya mendukung kegiatan riset tersebut.

"Kami memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan alat berupa kendaraan, data logger, charger dan asistensi lainnya, yang dapat dipergunakan oleh peneliti dari beberapa universitas di Indonesia tersebut," ungkapnya.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed