Senin, 02 Jul 2018 18:00 WIB

Laporan dari Prancis

Selain Insentif, Langkah Ini Jadi Kunci Suksesnya Mobil Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Mitsubishi Outlander PHEV. Foto: M Luthfi Andika Mitsubishi Outlander PHEV. Foto: M Luthfi Andika
Marseille - Mobil listrik atau kendaraan efiisien lainnya benar-benar bisa menjadi kendaraan masa depan. Tidak hanya ramah lingkungan, mobil tanpa bahan bakar ini juga jauh lebih murah dibandingkan dengan kendaraan dengan mesin konvensional.

Namun untuk bisa meningkatkan penjualan kendaraan efisien, selain membutuhkan insentif dari pemerintah, perubahan perilaku dan pikiran pengendara juga menjadi kunci berhasil atau tidaknya penjualan kendaraan.



"Insentif yang diberikan pemerintah ini berlaku untuk semua brand, tapi selain itu untuk mengubah pemikiran konsumen untuk melakukan perubahan. Kami coba mengubah kebiasaan konsumen," ujar Mitsubishi Motors General Manager Public Relations (Europe), Daniel Georges Nacass, di Marseille, Prancis.

"Seperti di Belanda pemerintah memberikan keuntungan untuk konsumen dengan pengurangan pajak. Selain itu kami juga menunjukkan bahwa melakukan pengisian baterai kendaraan efisien itu sangat mudah, bisa dilakukan di mana saja. Bisa di rumah, mal, atau tempat umum," katanya.



Daniel menambahkan, tidak hanya konsumen yang mendapatkan insentif. Para pabrikan pun mendapatkan keuntungan dari insentif pemerintah.

"Jika coba dikalkulasi, ini (insentif-Red) memberikan keuntungan 50:50, konsumen mendapat keuntungan hingga 50 persen, dan pabrikan mendapatkan keuntungan hingga 50 persen. Karena pemikiran konsumen eropa harus berubah, dan memang harus seperti itu konsumen dan kendaraan harus seperti menikah memberikan keuntungann (dari insentif pemerintah-Red)," ujarnya. (lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed