Seperti yang disampaikan General Manager Rolls-Royce Motor Cars Jakarta, Donny S. Makalew, di Jakarta.
Baca juga: Pajak Jadi Kendala Rolls-Royce di Indonesia |
"Mengetahui populasi Rolls-Royce itu susah. Karena susah bagi saya, untuk memarkirkan semua pemilik Rolls-Royce terus kita hitung, itu susah," ujar Donny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"ini sama seperti orang beli mobil ada yang senang menggunakan dan ada yang ga senang untuk dipakai. Seperti orang punya Harley tapi dailynya dia pakai Vespa, ini sama-sama motor bagus," katanya.
"Karena Vespa ini juga bisa menjadi motor impian juga bagi orang lain. Harley-Davidson-nya ada di rumah. Mungkin dia tidak ingin show off, Harley-nya dipakai Sabtu-Minggu saja," tambah Donny. (lth/dry)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat