Kamis, 07 Jun 2018 17:06 WIB

Produsen Mobil China ini Yakin SUV di Indonesia Bakal Menjanjikan

Ruly Kurniawan - detikOto
Sokon Foto: Ruly Kurniawan Sokon Foto: Ruly Kurniawan
Bandung - PT Sokonindo Automobile (Sokon) selaku produsen mobil asal China yang baru bergelut di pasar Indonesia tidak memperkenalkan mobil keluarga sekelas Avanza Cs, untuk langkah pertamanya. Padahal, mobil bertipe seperti itu sangat laris di pasar Indonesia.



Bukan tanpa alasan, mereka meramalkan SUV yang dinamis akan jadi kendaraan utama masyarakat Indonesia nantinya. Itulah yang dikatakan Managing Director Sokon Franz Wang ketika berbincang bersama wartawan di Bandung, Jawa Barat.

"Strategi kami di Indonesia itu SUV. Kami mau jadi SUV expert di sini. Pada dasarnya pasar SUV bukan cuma di Indonesia, tapi di dunia. Konsumen mau pindah dari sedan ke SUV karena mobil ini punya banyak fungsi. DFSK itu merek yang punya teknologi canggih soal SUV. Kami sudah jual di China dan negara lain," kata Franz.



"MPV untuk saat ini memang disukai, tapi ingat orang Indonesia itu suka yang 7-penumpang. Itulah kenapa kami bawa 7 seaters ke sini. Kita lihat juga banyak pemain yang sudah masuk ke sana (mobil bergaya SUV). Sebagai pendatang baru, kami pikir lebih baik masuk dari segmen SUV. Pasar SUV adalah masa depan. Kami percaya SUV itu masa depannya baik," lanjutnya.

Dari berbagai pabrikan mobil MPV atau yang sekelas Avanza Cs pun, lanjut Franz, sekarang banyak yang meluncurkan crossover SUV. Bukan lagi model kaku seperti mobil keluarga pada era 2007-an.



"Saat ini orang lebih banyak pilih MPV. Tapi lihat model baru yang sekarang bermunculan, itu adalah crossover SUV. Sehingga nanti pada waktunya hanya akan ada SUV. Itu yang kami yakini," ucap Franz.

Lantas kapan kira-kira SUV bisa lebih laris daripada MPV di Indonesia, menurut Sokon?

"Saya tidak bisa bicara spesifik kapan itu akan terjadi. Banyak faktor yang terlibat, termasuk seluruh pabrikan yang ada. Tapi ini adalah bentuk antisipasi kami, saat suatu hari SUV mengalahkan MPV. Kalau Anda pelajari banyak pasar di negara lain, saat ekonomi tumbuh, konsumen pertama beli mobil kecil, lalu beli mobil yang lebih besar. SUV sekarang tren di mana-mana," ungkap Franz.

"Perekonomian di Indonesia juga semakin stabil belakangan ini, jadi akan banyak orang yang ingin mobil kedua dan pasti mereka ingin sesuatu yang lebih baik. Selain itu, mereka juga butuh mobil bukan hanya untuk di dalam kota tapi kemana-mana sehingga SUV lah yang cocok," tambahnya.



Berdasarkan analisa tersebut, Franz yang mewakili Sokon menyebut tidak lama lagi SUV akan merajai pasar roda empat di Tanah Air.

"Jadi ini hanya masalah waktu orang-orang akan beli SUV. Mungkin saya bilang ini akan terjadi dalam beberapa tahun lagi, tidak akan terlalu lama, kamu akan lihat ceruk pasar SUV makin besar," tutupnya.

Sebagai informasi, Glory adalah SUV pertama yang kami bawa ke Indonesia. Di China sudah lebih 300.000 unit mobil tersebut beredar. Paling besar kontribusinya adalah SUV 7 penumpang sebagaimana yang dikenalkan di Tanah Air.

Dalam hal pricing sendiri, mobil asal China ini dibanderol Rp 220 juta sampai Rp 350 jutaan. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya