Selasa, 05 Jun 2018 13:30 WIB

Daihatsu Kebut Produksi Terios, Hi-Max Direm Dulu

Ruly Kurniawan - detikOto
Daihatsu Hi-Max Foto: Dina Rayanti Daihatsu Hi-Max Foto: Dina Rayanti
Tangerang Selatan - Pemesanan Daihatsu Terios terbaru terus mengular. Di bulan Mei kemarin saja, Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat penjualan All New Terios sampai 2.618 unit. Inden mobil ini bisa sampai sebulan karenanya. Jadi, agar tidak semakin mengular Daihatsu akan menambah produksi Terios beberapa waktu kedepan namun harus mengorbankan Hi-Max.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra saat berbincang bersama wartawan di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, semalam (4/6/2018). Namun Daihatsu Hi-Max bukannya dimatikan, hanya saja lot produksinya akan dipakai untuk Terios sementara dalam waktu satu tahunan.

"Kalau demand-nya Terios sudah normal, baru kita kembalikan lagi. Ya paling setahun, ya," ucap Amel.

"Karena penjualan perbulannya saja masih sedikit sekitar 20 sampai 30 unit. Jadi ya kita stock saja untuk setahun sekalian sekitar 200-300 unit, lalu disimpan. Jadi bisa digunakan untuk produksi Terios sementara," tambahnya.

Memang, penjualan Daihatsu Hi-Max kurang cemerlang. Pada bulan Mei 2018 saja, ia hanya laku sebanyak 22 unit. Masih jauh bila dibandingkan dengan Gran Max.

"Karena orang melihat mending beli Grand Max, tidak jauh dari segi harga dan performanya. Muatannya besar pula," kata Amel.

Daihatsu meluncurkan Hi-Max dengan tujuan agar digunakan oleh pengusaha yang membutuhkan kendaraan roda empat di jalanan yang kecil. Jalanan yang tidak bisa dilintasi oleh mobil angkut sekelas Gran Max.




"Tapi nyatanya malah tidak ada, orang usaha mayoritas di jalanan yang besar daerahnya. Sekalipun yang kecil masih banyak yang pakai motor roda tiga dibanding Hi-Max," tutup Amel.

Tapi sayang, ia tidak bisa menyebutkan angka pasti berapa penambahan produksi dari Terios dengan menggunakan tempat tambahan itu. Tapi, mengacu dari perkataan Wakil Presiden Direktur ADM yang baru, Pongky Prabowo tiap bulannya ada sekitar 10.000 Terios dan Rush yang diproduksi.


"Dua shift, ditambah dengan kespor total Rush dan Terios sekarang perbulan kira-kira 10 ribu," katanya dalam kesempatan yang sama. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed