Kamis, 31 Mei 2018 12:30 WIB

Mobil Listrik Datang, Ini Kata Produsen Pelumas

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Pabrik Produksi Pelumas Pertamina. Foto: Rachman Haryanto Pabrik Produksi Pelumas Pertamina. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pelumas menjadi salah satu komponen tambahan kendaraan yang diperkirakan berkurang saat era mobil ramah lingkungan mencakup hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik murni. Namun hal tersebut sebenarnya tidak terlalu jadi masalah.

VP Sales & Marketing Domestic Retail Automotive PT Pertamina Lubricants, Arie Anggoro, mengakui memang konsumsi pelumas akan berkurang. Namun, bukan berarti pelumas akan hilang sama sekali.



"Kalau pelumas mesinnya akan berkurang, tapi kendaraan yang lama yang belum listrik kan masih banyak, mereka masih butuh pelumas. Perkiraannya tidak langsung drastis," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta.

Selain itu, lanjut Arie menjelaskan, masih ada pelumas yang dibutuhkan jika memang mobil ramah lingkungan sudah mengaspal di Indonesia.



"Kalau grease (gemuk) masih dibutuhkan, karena kumparan roda giginya dan sebagainya kan masih butuh itu, grease dan turunannya," lanjutnya.

Pemerintah sendiri sudah menetapkan pada 2025 setidaknya 20 persen dari total penjualan mobil di Indonesia adalah jenis mobil ramah lingkungan. (khi/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com