Rabu, 16 Mei 2018 10:00 WIB

Kualitas Mobil China Lebih Baik dari Mobil Eropa

Ruly Kurniawan - detikOto
Mobil merek China Wuling. Foto: Rengga Sancaya Mobil merek China Wuling. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Produsen otomotif asal Swedia, Volvo terkenal akan mobil mewah dengan teknologi, peforma, dan kenyamanan luar biasa. Fitur keselamatannya pun berhasil membawa S60 dan V60 menjadi salah satu kendaraan baru teraman di dunia. Namun ada yang mengejutkan darinya yakni Volvo mengakui bahwa produsen mobil di China lebih baik ketimbang Eropa.

Hal tersebut dipaparkan oleh Wakil Presiden Desain Volvo, Robin Page, Rabu (16/5/2018). Melansir dari Autoevolution, Volvo yang memang saat ini dimiliki oleh perusahaan asal China, Geely membeberkan bahwa peraturan perakitan mobil di China sangat ketat sehingga ia lebih baik. Biayanya pun cenderung rendah daripada Eropa.


"Perakitan mobil di Cina sekarang lebih tinggi kualitasnya dibanding Eropa," kata Page.

Tapi bukan berarti XC40 yang diproduksi di Belgia memiliki kualitas lebih rendah daripada Volvo S90 yang dibuat di China. Kata Page, itu merujuk kepada Department Public Relation (PR)-nya, bukan desainer mobil. Tapi, di China punya lebih banyak orang di dalamnya dan sedikit otomatisasi atau menggunakan mesin robotik. Jadi, kontrol kualitasnya lebih ketat.


"Apa yang saya ucapkan bahwa kualitas mobil China lebih baik daripada di Eropa adalah mereka berkerja dengan orang yang lebih banyak dan sedikit otomatisasi. Sehingga membuat perakitannya lebih ketat dan khusus sehingga kualitas mobil sangat baik," ujar Page.

Sebagai informasi, Volvo juga akan membuat mobil listrik pertamanya yang berbasis CMA di pabrik Luqiao, Cina sekitar 2019 nanti. Otolovers setuju dengan pernyataan Page? (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed