Jumat, 11 Mei 2018 07:26 WIB

Pakai Yuan, Wuling Tak Berpengaruh Saat Dolar Ngamuk

Dina Rayanti - detikOto
Mobil Wuling dipamerkan di IIMS 2018 (Foto: Rengga Sancaya) Mobil Wuling dipamerkan di IIMS 2018 (Foto: Rengga Sancaya)
Cikarang -

[Gambas:Video 20detik]

Menguatnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang sempat menguat disebut-sebut bisa berimbas kepada banyak hal. Salah satunya harga mobil. Harga mobil bisa saja mengalami kenaikan jika dolar AS terus ngamuk.

Namun tampaknya, melonjaknya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tidak memberikan pengaruh besar ke produsen mobil asal China. Menggunakan nilai tukar Yuan, Wuling Motors Indonesia merasa belum ada dampak terkait kenaikan dolar AS ini.



Wuling sendiri memang mengaku sebagian besar komponennya didatangkan dari China yang memang menggunakan mata uang Yuan.

"Kita pakai Yuan, nggak ngaruh sih. Belum kelihatan," kata Senior Director Manufacturing Wuling Motors Indonesia Arif Pramadana di Cikarang, Jawa Barat.

Hal senada pun disampaikan Brand Manager Wuling Motors Indonesia Dian Asmahani. Wuling pun tak berniat menaikkan harga jual mobilnya dalam waktu dekat.

"Itu tergantung kita impor, gunakan mara uang apa. Kalau itu US Dolar pasti ada pengaruh tapi kalau nggak pakai itu biasanya nggak terlalu banyak pengaruh. Sampai saat ini kita dari internal belum ada urgency untuk menaikkan harga yang ada sekarang," jelas Dian.

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed