Senior Director Manufacturing Wuling Motors Indonesia Arif Pramadana mengatakan pihaknya telah mengatur produksi menyesuaikan dengan berbagai kemungkinan hari libur tahun ini.
"Kalau ada pengaruh juga sudah kita cek pada saat kita planning volume kita seperti apa, karena kan setiap awal tahun atau akhir tahun sebelumnya sudah kita lihat liburnya kapan aja sih jadi kita udah set volumenya gimana. Nah kalau ada kemarin ada perubahan udah kita set," kata Arif di pabrik Wuling Cikarang, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kenaikan produksi kita hanya antisipasi aja karena jumlah hari kerja pada bulan Juni lebih pendek ya. Kami antisipasi kalau memang perlu kita tarik dulu, ya akan kami tarik," ungkapnya.
"Jadi gini misal asumsi bulan Juni itu full kerjaan. Nah misal 10 hari libur pasti kita hitung berapa lost volumenya. Jadi biar nggak lost, bisa kita majuin ke depan atau ke belakang," tutup dia. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM