Jumat, 27 Apr 2018 08:03 WIB

Berapa Kenaikan Harga Mobil Kalau Dolar Terus Naik?

Dina Rayanti - detikOto
Kalau dolar terus naik harga mobil juga bakalan naik. Foto: Rangga Rahadiansyah Kalau dolar terus naik harga mobil juga bakalan naik. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Nilai tukar Dolar AS yang hampir menyentuh Rp 14.000 bisa berdampak ke naiknya harga mobil. Seperti yang disampaikan Executive General Manager PT Toyota Astra motor Fransiscus Soerjopranoto.

Soerjo, sapaan akrab Fransiscus Soerjopranoto menyebut kalau nilai tukar dolar AS dalam kurun waktu enam bulan tetap bertahan seperti sekarang, pabrikan mobil terpaksa menaikkan harga jual mobilnya.


Meski belum membeberkan berapa persentase kenaikan harga mobil, Soerjo berharap tak ada protes dari konsumen terkait hal ini.

"Ya akan dianalisa persentase kenaikan vs penurunan penjualan. Mudah-mudahan pelanggan bisa mengerti apabila produsen terpaksa menaikkan harga," jelas Soerjo saat dihubungi detikOto, Kamis (26/4/2018).

Bila ditarik dalam rentang sepekan sejak Senin (23/4/2018), dolar AS memang tengah berada pada tren penguatan. Posisi tertingginya tercatat pada hari Senin di Rp 13.970.


Setelah itu, dolar AS bergerak cenderung naik turun. Pada 24 April 2018, dolar AS sempat berada di Rp 13.890, lalu naik ke Rp 13.895 dan turun ke posisi Rp 13.868 yang menjadi posisi terendah pekan ini.

Sejak itu dolar AS tak pernah melemah lagi dan cenderung menguat. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed