Walaupun sama-sama MPV, keduanya memiliki segmen pasar yang berbeda. Confero misalnya untuk menyasar segmen LMPV yang selama ini diisi Avanza-Xenia Cs. Sedangkan Cortez meramaikan pasar MPV menengah seperti Toyota Innova, Nissan Grand Livina dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jualan Cortez itu masih lebih baik daripada Toyota Sienta dan Isuzu Panther yang berada pada segmen yang sama. Sienta hanya terjual 437 unit sementara Panther 190 unit.
Baca juga: Mencoba Ketangguhan Wuling Cortez |
Sementara pesaing utamanya Innova membukukan angka yang jauh lebih baik. Innova berhasil terjual sebanyak 9.507 unit. Di bawah Innova ditempati Nissan Grand Livina. Walaupun tidak memiliki model baru, Grand Livina masih diminati masyarakat Indonesia.
Baca juga: Foto: Di Tempat Inilah Messi Dilahirkan |
Grand Livina terjual sebanyak 832 unit sepanjang Januari-Februari 2018.
Infografis Wuling Cortez Foto: Fuad Hasim |
(dry/ddn)












































Infografis Wuling Cortez Foto: Fuad Hasim
Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS