Sabtu, 10 Mar 2018 17:35 WIB

Ini Cerita Sebelum Tragedi Kecelakaan Turing Lamborghini

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Ini Cerita Sebelum Tragedi Kecelakaan Turing Lamborghini Foto: dok. Lamborghini Ini Cerita Sebelum Tragedi Kecelakaan Turing Lamborghini Foto: dok. Lamborghini
Cirebon - Kejadian nahas menimpa rombongan turing komunitas Lamborghini. Padahal sebelum melakukan perjalanan semua peserta sudah ditekankan terkait keselamatan berkendara saat konvoi.

Awal Cerita, perjalanan dimulai sekitar 09.30 WIB, ada sekitar 20 mobil Lamborghini dengan berbagai jenis hadir untuk ikut turing. DetikOto bersama beberapa awak media nasional lainnya dapat kesempatan untuk menyaksikan langsung turing supercar asal Italia itu.



Namun detikOto tidak naik mobil Lamborghini, tapi naik mobil Toyota HiAce dengan awak media lain. Selain itu ada dua mobil patwal yang bertugas mengawal perjalanan turing tersebut dengan jumlah anggota empat orang.

Mobil patwal pertama mulai jalan mempimpin barisan konvoi Lamborghini kelompok pertama, diikuti mobil awak media. Mobil Patwal kedua menyusul dengan rombongan kedua yang diikuti mobil official yakni BMW, Mercy, Lexus, Honda HR-V, dan lainnya

Konvoi berubah posisi saat mulai masuk jalan tol, namun masih dalam satu rombongan dan tidak terlalu jauh jaraknya, dengan kecepatan rata-rata 60 hingga 120 km/jam, dengan kondisi jalan padat, menuju ke titik kumpul dengan anggota LCI Bandung di rest area KM 102, tol Cipali.

Memasuki tol Cipali jalanan mulai lenggang, penunggang lamborghini mulai menambah kecepatan sekitar 80 km/jam hingga 200 km/jam. Sebelum sampai ke titik kumpul, rombongan Lamborghini kedua mengalami kejadian yang tak diinginkan, empat mobil yang masih dalam satu rombongan terlibat kecelakaan di KM 88, sekitar pukul 14.00. WIB kemarin. Sayangnya detikOto tidak melihat secara langsung kejadian tersebut.

Namun dari informasi terpercaya yang didapatkan, kecelakaan terjadi karena adanya perbaikan jalan yang dibatasi dengan kon jalan sehingga mempersempit jalan. Rombongan pun memperlambat kecepatan.



Ada sekitar 10 sampai 15 Lamborghini di rombongan kedua itu termasuk mobil patwal di belakangnya dengan jarak satu mobil dnegan mobil lainnya cukup dekat karena perlambatan kecepatan. Mobil pertama sampai mobil terakhir sudah aman melewati penyempitan jalan, namun saat mobil patwal baru mau melewati penyempitan jalan tiba dari sisi kiri di luar barisan rombongan, mobil Honda HR-V kehilangan kendali mungkin karena kecepatan kencang dan kaget melihat ada kon, akhirnya menabrak buntut mobil patwal.

Nahasnya lagi bukan hanya HR-V yang hilang kendali, dari jalur kanan yang juga di luar barisan rombongan ada mobil Lexus RX yang juga hilang kendali. Akibatnya Lexus RX itu menabrak HR-V, terpental dan menabrak mobil patwal juga, yang mengakibatkan mobil patwal menabrak mobil lamborghini di depannya.

Mobil Lamborghini putih mengalami kerusakan di bagian belakang kanan mobil, mobil patwal mengalami kerusakan di bagian belakang kiri hingga kanan karena dua kali kena hantaman. Honda HR-V menjadi mobil yang paling parah kerusakannya hampir seluruh bagian mobil hancur, Sedangkan mobil Lexus RX tampak hancur di bagian depannya.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya ada beberapa korban luka ringan. Hingga saat ini pihak LCI masih enggan memberi komentar, pun demikan dengan polisi patwal yang terlibat. (khi/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Layar Pemilu
×
Serangan Balik La Nyalla
Serangan Balik La Nyalla Selengkapnya