Diberitakan Autoevolution, menurut Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), adanya uji tabrak belakang tersebut dapat mengurangi tabrakan bagian belakang mobil dalam sebuah kecelakaan hingga 78 persen.
Baca juga: Ingat, Gunakan Lampu Hazard Secara Bijak |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sistem yang kami tingkatkan pada pengujian akan membantu mengurangi kemungkinan penyokong bemper," ujar Executive Vice President and Chief Research Officer IIHS, David Zuby.
Baca juga: Cara Mengatasi Rem Blong |
Dari pengujian tersebut, fitur utama yang akan diuji adalah sistem pengereman darurat otomatis. Pengujian ini dilakukan pada mobil ke mobil dan mobil ke orang. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes