Jumat, 23 Feb 2018 16:50 WIB

Saat Ini BMW Hanya Produksi Mobil Listrik di Jerman

M Luthfi Andika - detikOto
Mobil listrik BMW i3. Foto: BMW Mobil listrik BMW i3. Foto: BMW
Jakarta - Saat ini pemerintah mulai memberikan tanda untuk lebih serius dalam melahirkan mobil listrik, salah satunya dengan siap memberikan insentif. Tapi sepertinya pemerintah masih harus menghadapi tantangan, untuk bisa membuat pabrikan memproduksi kendaraan listrik mereka di Indonesia.

Sebut saja seperti produsen mobil asal Jerman, BMW, yang memastikan saat ini tidak ada satu negara yang memproduksi kendaraan ramah lingkungan mereka selain Jerman. Seperti yang disampaikan Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'Tania.



"Produksi semuanya masih di Jerman (kendaraan ramah lingkungan-red). Tidak ada satu negara pun yang memproduksi i3 dan i8, semuanya harus di Jerman," kata Jodie.

Tentu ini bukan tanpa alasan, karena menurut Jodie hal ini ditujukan untuk menghasilkan kualitas terbaik.



"Karena mulai dari tenaga yang digunakan, materi hanya ada di situ, Tapi untuk di negara lain itu bisa diproduksi lokal, hanya plug-in hybrid. Seperti di Malaysia dan Thailand. Di BMW Indonesia itu sangat dimungkinkan (memproduksi plug-in hybrid)," kata Jodie.

"Tapi tergantung dari bisnis itu sendiri (apakah menghasilkan jika memproduksi plug-in hybrid di Indonesia-Red). Untuk manufacturing, semua kendaraan kita kan sudah diproduksi lokal, kalau memproduksi plug-in hybrid sangat memungkinkan," tambahnya.



Meski demikian, Jodie memastikan BMW sangat serius dalam memperkenalkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Jodie membuktikan BMW sudah memperkenalkan kendaraan ramah lingkungan sejak 2014.

"Kita sudah memperkenalkan pre-production BMW i3 itu sejak 2014. Belum model produksinya, itu masih model sebelum produksi sudah kami perkenalkan," ujarnya. (lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com