Rasa kagok pasti muncul ketika kita berkendara setir kanan padahal daerah itu semua mobilnya mengusung setir yang berada di sebelah kiri. Mungkin itulah yang dirasakan Teddy Unggul Wicaksono saat mengendarai Toyota Fortuner untuk berkeliling benua Asia dan Eropa selama delapan bulan.
Teddy yang biasa menyetir di sebelah kanan harus langsung beradaptasi dengan setir kiri saat memulai perjalanannya menjelajah 28 negara bersama istrinya Yana Kusryanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi awalnya kalau jalanan penuh nggak terlalu masalah karena kita tahu ada mobil dari sana yang jadi problem kalau abis isi bensin atau abis berhenti jalanannya kosong kan biasanya kita ada di tengah jalan setir kanan nah itu yang jadi tips. Kalau kita setir kanan nyupir di daerah yang kiri kita si drivenya itu ada di sisi trotoar jadi di pinggirnya, kalau itu kita benar tapi kalau lupa posisi di tengah jalan itu berarti saya salah itu di jalur orang," lanjut Teddy.
Bahkan agar warga setempat maklum karena ia kagok saat menyetir, kaca belakang mobil Teddy ditempeli stiker bertuliskan 'Right Hand Drive'.
"Kebetulan waktu itu ada saudara yang tinggal di eropa jadi mereka menyarankan right hand drive supaya pengemudi yang di belakang nih bisa mengetahui kalau kita agak kagok-kagok jadi untuk atensi lah, excuse kalau kita kagok," tuturnya. (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi