Senin, 05 Feb 2018 14:39 WIB

Laporan dari Bangkok

Limbah Baterai Mobil Listrik Bisa Dimanfaatkan untuk Rumah

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ilustrasi tempat pengisian baterai Foto: Rangga Rahadiansyah Ilustrasi tempat pengisian baterai Foto: Rangga Rahadiansyah
Bangkok - Salah satu tantangan mengembangkan mobil ramah lingkungan saat ini adalah baterainya. Tantangannya adalah, mau dibuang ke mana limbah baterai bekas kendaraan listrik?

Namun, menurut Director Corporate Communications BMW Group Thailand, saat ini pabrikan otomotif sudah mulai memikirkan limbah baterai tersebut. Dia menyebut, baterai bekas mobil listrik bisa digunakan di rumah.

"Saya pikir rencana global dalam rangka daur ulang baterai kendaraan, mereka menggunakannya sebagai penyimpanan energi. Untuk rumah, misalnya untuk panel surya, mereka bisa menggunakan baterai bekas kendaraan. Karena ketika baterai sudah digunakan di mobil, masih punya storage yang bisa digunakan," ucap Krisda saat ditemui di Bangkok, Thailand.

BMW sendiri di Thailand baru mulai membawa mobil plug-in hybrid 2-3 tahun belakangan. Jadi, kata Krisda, belum ada mobil plug-in hybrid BMW yang perlu diganti baterainya.

"Tapi, saat ini memang merupakan tantangan. Karena jika dibayangkan baterai case mobil sudah didesain oleh paket proteksi untuk mencegah kelembaban, mampu untuk mengahadapi segala cuaca dan getaran dab lain-lain. Jadi untuk saat ini paket baterai mobil masih mahal jika dibandingkan dengan baterai lithium-ion yang bisa dibeli tanpa case tersebut. Jadi untuk membawa baterai untuk storage, saya pikir itu membutuhkan waktu, tapi saat ini kami sedang mengerjakannya," sebutnya. (rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed