Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 29 Januari 2018, 16:00 WIB

Food Truck

Mau Buka Usaha Food Truck? Simak Tipsnya

Muhammad Idris - detikOto
Mau Buka Usaha Food Truck? Simak Tipsnya Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Bisnis kuliner semakin menjamur, tak perlu menempati sebuah ruangan di mal atau bangunan lainnya, kini sudah ramai food truck. Pengusaha food truck umumnya mendatangi pusat-pusat keramaian, sehingga tak perlu membayar mahal sewa tempat sebagaimana di pusat perbelanjaan.

Ketua Komunitas Food Truck Jakarta, Joko Waluyo, mengungkapkan bagi para pebisnis pemula di food truck kerap mengalami kegagalan lantaran kesalahan konsep. Berbeda dengan PKL, food truck mengharuskan pemiliknya bergerilya dari satu tempat ke lokasi lainnya.

"Pertama tahu dulu produk yang dijual apa, yakin, jangan karena satu hal 3 minggu sudah selesai. Banyak anak muda begitu, baru lulus kuliah mulai bisnis seminggu kemudian hilang. Enak nih makanan kalau kita bikin, dijual, tapi beberapa hari kemudian hilang, sudah buat logo, tapi enggak lanjut," ucapnya kepada detikOto.

Selain itu menurutnya, makanan yang dijual di food truck serupa dengan apa yang dijual pedahang kaki lima. Namun yang membedakan, food truck memiliki konsep yang berbeda, terutama dalam penyajian dan pengemasannya. Serta yang tak kalah penting, menyediakan makanan yang digemari anak muda.

"Makanan ya kekinian kayak kentang goreng kita kasih bumbu, kemudian kita tusuk, dikemas bagus itu makanan kekinian. Di Indonesia laku apa saja dijual. Mangga kita blender kasi kemasan sedikit, sudah laku, beli saja mangga Rp 50.000 dapat 2 kg," tutur Joko yang sudah menggeluti bisnis ini sejak 2013.

Apalagi, lanjut pemilik 3 food truck ini, saat sekarang banyak sarana melakukan promosi, khususnya lewat media sosial. Promosi yang kreatif jadi faktor penentu frekuensi jualan food truck.

"Tips-tips ya kita namanya usaha harus gerilya, wajib, terutama medsos, itu awal modal. Kemudian keluarga kita kasih tahu, teman kerja kita kasih tahu, simpel. Untuk sewa lokasi di Jakarta tergantung nego, ada sehari Rp 100 ribu ada yang Rp 200 ribu," pungkas Joko. (idr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed