Suzuki: Product Quality Update Bukan Recall Masalah Fatal

Suzuki: Product Quality Update Bukan Recall Masalah Fatal

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 26 Jan 2018 10:26 WIB
Suzuki: Product Quality Update Bukan Recall Masalah Fatal
Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Suzuki Indomobil Sales (SIS) memanggil pemilik mobil dan motor Suzuki untuk perbaikan beberapa komponen yang sedikit bermasalah. Namun, Suzuki menegaskan 'recall' ini bukan kampanye penarikan massal yang bersifat fatal.

Head of Service Suzuki Indomobil Sales Riecky Patrayudha, mengatakan kampanye ini hanya mengganti komponen yang sifatnya tak terlalu krusial. Masalah tersebut tidak menyangkut ke performa kendaraan atau aspek safety.

"Product Quality Update itu lebih banyak ke hal-hal yang kecil yang tidak ganggu performa, cuma tidak enak dirasakan. Misalnya Suzuki SX-4 dan Swift yang lama, ada kecenderungan lama-lama baut spionnya itu bergetar. Itu akan kita ganti baut spionnya," kata Riecky kepada detikOto, Kamis (25/1/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak ada masalah yang fatal. Kalau misalnya itu menyangkut masalah safety kita recall (massal) kok," sambungnya.

Meski begitu, pemilik kendaraan bermotor roda empat atau roda dua Suzuki disarankan untuk mengecek kendaraannya apakah termasuk dalam kampanye ini atau tidak. Pemilik mobil atau motor Suzuki bisa mengeceknya di website Suzuki Product Quality Update. Di sana, pemilik kendaraan Suzuki bisa memasukkan 17 digit nomor rangka kendaraan. Kalau teridentifikasi ada masalah, akan langsung dihubungi oleh Suzuki.

"Paling gampang itu masuk ke website tersebut, masukin VIN 17 digit. Itu akan langsung ketahuan apakah benar atau ada masalah. Tapi yang saya janjikan tidak ada hubungannya dengan performa. Itu merupakan update kita yang kita lakukan. Tidak ada hubungannya dengan performa atau safety," ucap Riecky.

"Kalaupun konsumen masuk ke bengkel resmi, itu akan dicek oleh service advisor kita. Jadi begitu masuk, di sistem kita itu keluar ada masalah ini langsung dicek. Konsumen mengeluh atau tidak, sudah langsung kita update," lanjutnya. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads