Recall Airbag Takata, Toyota: Harap Datang ke Diler, Gratis

Ruly Kurniawan - detikOto
Kamis, 21 Des 2017 10:26 WIB
Airbag Takata di mobil Toyota. Foto: M Luthfi Andika
Jakarta - Banyak laporan mengenai bahayanya mobil yang menggunakan airbag Takata karena rentan melontarkan pecahan logam saat airbag mengembang. Tercatat, banyak kasus yang sebagian dari korbannya meninggal dunia karena hal tersebut.

Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) pun menanggapi hal tersebut dengan mengadakan program kampanye yang bersifat gratis. Dinamakan Special Service Campaign (SSC), airbag Takata di beberapa mobil Toyota akan diperiksa dan diganti dengan yang baru guna mencegah kejadian yang tak diinginkan.



Deputy Director Customer First TAM, Widyawati Soedigdo memaparkan, ada 97.980 unit kendaraan yang diharuskan untuk menjalankan program tersebut. Hal itu dikarenakan Toyota global mengumumkan untuk melakukan pengecekan pada beberapa mobil lainnya.

"Ini memang sudah kita informasikan ke pengguna Toyota di Indonesia. Waktu itu di batch satu dan dua ada sekitar 40.280 kendaraan Toyota yang sudah masuk ke kita," paparnya di Jakarta.

"Di tahun ini, di bulan Maret dan April mereka (Toyota global) memaparkan ada tambahan lagi unit yang terlibat jadi tambahan ini menjadi sekitar 57.700. Maka total yang terlibat menjadi 97.980 unit," tambah Widyawati.



Awalnya, model yang dinilai berisiko untuk timbul masalah ialah seperti Corolla lansiran 2001 hingga 2012, Alphard 2010-2012, Camry 2002-2004, NAV1 2012, Vios 2006-2012, dan Yaris 2006-2012. Namun seiring perkembangan mobil dengan tahun yang lebih muda (2013-2015) pun harap untuk melakukan pengecekan.

"Model tambahan di batch 3 ini ada Alphard, Nav1, dan yang lain adalah penambahan dengan tahun yang lebih muda. Sampai sekarang, TAM sudah menghubungi beberapa pemilik terkait untuk datang ke diler resmi," papar Widyawati.

"Tapi bila yang tidak mendapatkannya, tolong yang kendaraannya tercantum harap langsung ke diler resmi Toyota agar segera dicek. Ini free kok, gratis," tutupnya. (rgr/ddn)