Rabu, 13 Des 2017 15:25 WIB

Mobil LCGC di 2018 Bakal Kurang Seksi

Ruly Kurniawan - detikOto
Toyota Agya Foto: Luthfi Andika Toyota Agya Foto: Luthfi Andika
Jakarta - Meski memiliki banderolan yang cukup terjangkau, mobil ramah lingkungan yang masuk program pemerintah atau Low Cost Green Car (LCGC) diproyeksikan akan tetap datar (perkembangannya) bahkan turun.

Hal ini disebabkan berbagai faktor, mulai dari kenaikan pajak yang membuat mobil LCGC tak lagi semurah dulu maupun terbenturnya dengan NPL (Non Performing Loan).

Bila NPL terjadi, dalam artian bank mengalami kemacetan kredit masuk. Sehingga mengganggu performa bank dan kestabilan intrest rate yang sudah cukup baik sekarang-sekarang ini. Oleh karenanya, Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM), Fransiskus Soerjopranoto mengucapkan peforma LCGC akan sama dengan tahun lalu, bahkan kemungkinan akan menurun.

"Kalau saya lihat LCGC akan tetap stuck, tidak berkembang secara volume dan komposisi. Bahkan akan turun," tuturnya kepada wartawan di Jakarta, semalam (12/12/2017).

"Low segment kalau kita mau gerakin bisa saja, tapi itu akan berbenturan dengan NPL (Non Performing Loan)," tambah Soerjo.

Untuk segmen yang bakal seru di tahun depan menurutnya adalah LMPV (Low Multiple Purpose Vehicle) atau mobil serba bisa (keluarga).

"LMPV bakal seru besok. Bila dilihat dari data bulan lalu, Toyota Avanza masih di 10,000, Xpander 4,000, Wuling masuk di angka hampir 2,000. Belum lagi bakal ada Sokon (glory 580) nanti. Saya rasa menarik sih. Ada gula, ada semut," tutup Soerjo. (lth/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed