Dikatakan Head of Sales Marketing Region 1 Department PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Budi Dermawan Daulay, kenaikan harga itu belum tentu harga unit, namun pada Bea Balik Nama (BBN).
Untuk konsumen yang sudah memesannya saat ini namun unit baru dikirim tahun depan akan tetap dikenakan banderol harga Xpander yang sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Diler Pertama Mitsubishi di Karawang |
Untuk menaikan harga sebuah unit dijelaskan juga oleh Budi, ada beberapa faktor.
"Salah satunya BBN, misalnya juga dari kurs, atau lainnya. itu semua bisa mempengaruhi peningkatan harga, jadi yang paling tepat kalau beli Xpander itu ya sekarang. Unit baru bisa delivery Maret atau April, tapi bisa dipastikan kalau beli sekarang harga akan tetap tahun depan," tuturnya.
Baca juga: Baru Beberapa Hari, Xpander Dicium Truk |
Untuk kisaran kenaikan harga BBN sendiri kata budi biasanya naik hingga 10 persen. Berbeda dengan kenaikan harga unit yang tidak bisa sembarang ditentukan.
"Kalau untuk kenaikan unit tidak bisa diprediksi berapa persen, tergantung pabrikan. Karena kita bisa tidak bisa memprediksi angkanya. Seperti bila saat ini kan lagi rame kenaikan pendapatan regional, hal ini pasti akan sedikit mempengaruhi harga jual juga," pungkas Budi.












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...