Soalnya, kendaraan yang terpasang komponen tersebut mampu menekan resiko kehilangan sebesar 99%.
"Dari pengalaman kami, dari 1.000 mobil yang dipasang GPS Tracker hanya 3 unit saja yang benar-benar hilang," ucap Roby Oktober, Direktur Pemasaran PT Super Spring kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kita bisa memantau keberadaan mobil tersebut, mendengarkan pembicaraan didalam kabin, sampai kecepatannya pun terdeteksi. Bahkan, bisa dimatikan total juga mesinnya dari jarak jauh," kata Roby.
"Memang sih tidak 100%, karena ada beberapa orang yang 'pintar' dan sadar bahwa mobil terpasang GPS. Tapi setidaknya dapat menekan resiko," tutup Arianto Furiady, Presiden Direktur PT Super Spring. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi