Meski begitu, rupanya mobil listrik belum terlalu populer dimata masyarakat Indonesia. Dalam sebuah Unmet Needs Survey yang dilakukan Nissan Motor Indonesia kepada 1.700 responden soal keinginan orang membeli mobil listrik di Indonesia terlihat presentase soal selisih jauh dengan mobil mesin konvensional.
"Kami melakukan survei yang pertama adalah kecenderungan membeli kendaraan berdasarkan tipe energinya di sini kami lihat ranking 1, ranking 2 kalau mobil gasoline (ICE) itu 97,6 persen ada di ranking 1 dan ranking 2," kata Vice President Director of Marketing and Sales PT Nissan Motor Indonesia (NMI), Davy J Tuilan di ICE BSD, Tangerang, Senin (13/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, dalam survei tersebut juga terungkap soal banyak masyarakat Indonesia yang belum tahu banyak soal teknologi yang diusung mobil listrik. Hal tersebut berpengaruh terhadap rendahnya daya tarik masyarakat Indonesia untuk membeli mobil listrik.
"Kalau kita ingin daya beli masyarakat tinggi harus ada awareness yang baik dan tentu saja tanpa mengalami mobil listrik mereka nggak akan tahu mobil listrik dengan torsi yang luar biasa dengan quiteness yang sangat luar biasa," tutur Davy. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer