Meski dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, kebanyakan konsumen BMW justru membeli mobil tersebut secara tunai, bukan kredit.
Baca juga: Cara BMW Agar Lebih Dekat dengan Konsumennya |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kata Bayu, saat ini para konsumen BMW sudah mulai beralih yang membeli mobil dengan fasilitas kredit.
"Saat ini tren kredit mulai meningkat karena sekarang banyak dapat customer-customer shifting dari Japanese car ke premium car karena harganya," lanjut Bayu.
"Contoh misalnya kita beli brand Jepang yang harganya Rp 500 jutaan dengan ditambah sedikit Rp 150-200 juta dia udah dapat mobil premium," tuturnya. (dry/rgr)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!