Seperti yang dijelaskan Product Specialist BMW Group Indonesia, Anindyanto Dwikumoro, penggunaan mobil listrik jika dibandingkan dengan mobil mesin petrol akan lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya.
"Saya sharing beberapa pengalaman saya ketika driving X5 i performance, total saya menggunakan jarak sekali jalan dari rumah ke kantor itu 22 km, itu saya benar-benar bisa menggunakan pure electric driving dengan jarak 22 km ini, dan untuk mengisi energinya itu saya ambil ketika saya sampai rumah malam, saya cas mobilnya, ketika pagi hari saya berangkat saya cabut itu total saya dari baterai minimum sampai full itu tujuh jam, dan tujuh jam itu energi yang terbuang saya hanya mengeluarkan Rp 18 ribu kurang lebih," ujarnya kepada wartawan, di BSD, Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mesin petrol dengan jarak yang sama ketika bangun pagi kadang buru-buru belum lagi mesti ke pom bensin terus juga jarak dari rumah ke pom bensin belum tentu dekat, untuk fuel yang dibuang dengan jarak yang sama saya membutuhkan kurang lebih Rp 41 ribuan. Jauh lebih murah ketika kita menggunakan (mobil) listrik," tuturnya.
Selain biaya, tentu menggunakan mobil listrik juga membantu lingkungan sekitar kita jauh dari polusi udara yang dihasilkan oleh emisi gas buang.
"Jadi teman-teman bisabayangin kalau kita memakai ini bulanan atau tahunan kita bisanyetingcost berapa plus yang paling penting kontribusi untuk lingkungan 3/4lessemission dibanding mesin petrol," terangAnin. (khi/dry)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun