Bagaimana asuransi menyikapi hal ini? CEO Asuransi Astra, Rudy Chen mengatakan pihaknya akan selalu siap dengan apa yang memang harus ditanganinya.
"Pasti, karena kita kan salah satu pemain besar jadi kita kalau bisa kita lebih aktif lah," ujarnya kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau seandainya nanti itu asuransinya melalui kita, tentu kita akan ambil. Kalau jawaban pastinya apa saya belum bisa pastikan, biasanya kita selalu dilibatkan, tapi bentuk konkretnya apa belum," tuturnya.
Hingga saat ini pun Asuransi Astra belum melakukan pembicaraan terkait asuransi menuju peralihan mobil listrik. "Belum, belum ada pembicaraan lebih lanjut tentang itu, tapi kita siap," ujar Rudy.
Aplikasi 3.0
Sementara itu, Asuransi Astra juga mengupgrade layanan aplikasi Otocare dan Garda Oto digital. Untuk membeli polis dan melakukan klaim kendaraan bisa melalui internet.
"Untuk urusan klaim, survei ditempat, konsumen bebas memilih tempat klaim dan survei. Karena kami memberikan layanan antar jemput dari lokasi klaim ke bengkel dan setelah selesai kami balikin lagi," ujar Rudy.
Di aplikasi Otocare 3.0 ada penambahan fitur baru yakni friends, Meet up, Claim Report, Claim status, Emergency, dan Event.
"Jadi bisa di bilang produk ini adalah full digital tapi dengan kondisi bahwa yang dibeli itu adalah Garda Oto Digital plus memakai aplikasi Otocare versi 3.0," tutur Rudy.
(khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...