Masalahnya, kendaraan Nissan tidak diperiksa oleh teknisi bersertifikat. Karena kemungkinan kecacatan, pemerintah Jepang meminta Nissan untuk memeriksa kembali semua kendaraan yang terkena dampak ini.
Menyusul kasus Nissan, seperti diberitakan Nikkei, Rabu (4/10/2017), pabrikan lainnya pun juga harus diperiksa. Produsen mobil di Jepang memeriksa sistem mereka sendiri sebagai tanggapan atas perintah dari pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda juga mengatakan tidak ada masalah dengan inspeksi di pabriknya. Honda menegaskan, hanya pekerja berkualitas yang melakukan pekerjaan itu. Tapi, Honda tetap akan memeriksa catatannya untuk memastikan bahwa inspeksi akhir dilakukan dengan tepat.
Mitsubishi, Subaru, dan Mazda juga turut melihat kembali praktik inspeksinya. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya