Bukan negara saja yang turut membangun infrastruktur pengecasan, beberapa pabrikan juga sudah membangun fasilitasnya sendiri agar penjualan mobil listrik semakin meningkat. Namun rencana tersebut justru tidak disetujui.
Diberitakan Detroit News, Senin (25/9/2017), beberapa pabrikan mobil yang berniat membangun fasilitas pengecasan mobil listrik justru membebankan biayanya ke konsumen. Padahal tindakan tersebut dinilai tidak adil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan serupa juga diajukan oleh beberapa negara bagian seperti Michigan, Missouri, dan Kansas, tapi ditolak. Sebenarnya solusinya relatif mudah dan sudah diterapkan di Kentucky, yaitu hanya mereka yang mengecas mobil listrik yang harus membayar. (dry/rgr)










































